Tuesday, March 12, 2013

Tersenyumlah Sayang

Biarlah lelap itu berlalu
Dengan dingin di tepi angin
Dan matahari
Menyeka biasnya
Jangan kau genggam elegi itu
Bukankah aku bernyanyi untukmu
Ah, aku rapuh
Mendengar dialogmu
“Kamu tidak ingin menemaniku
menghempaskan hari ini?”
Ini harimu
Enyahkan segala pilu
“Sampai waktu tidak berdetak
aku selalu bersedia di sampingmu”
Aku ingin
Balada baru di jemarimu
Melukis matahari dengan senyum
Menyeka senja dengan lekuk
matamu
Dan aku mendekap pundakmu
Rebahlah sayang
Biarkan angin itu cemburu
Pada dua alis matamu
Dan busur bibirmu

0 comments:

Post a Comment